Akhirnya Kepsek Cerita Kronologi Awal "Makan Beracun Gratis" Di SMPN 8 Kupang

Akhirnya Kepsek Cerita Kronologi Awal "Makan Beracun Gratis" Di SMPN 8 Kupang


Kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri 8 Kota Kupang, Maria Roslin Lana membenarkan adanya keracunan masal di sekolahnya. 

Menurutnya, ada sekitar seribu lebih siswa di SMPN 8 Kota Kupang mendapatkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Makan Bergizi Gratis (MBG) kini diplesetkan oleh warganet jadi "Makan Beracun Gratis.

Selasa (22/7/2025) 111 siswa SMPN 8 kupang alami keracunan usai menyantap makanan. Kepala sekolah mengaku kalau para siswa seperti biasa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada pukul 07.30 wita.

Namun saat KBM berjalan, beberapa siswa mulai bolak balik ke kamar mandi. Anak-anak hingga empat sampai lima kali (ke kamar mandi).

Karena sudah banyak siswa bolak balik ke kamar mandi maka guru mengarahkan siswa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).


Awalnya 18 anak dibawa ke ruang UKS dan ditangani dengan pemberian air putih hangat dan gosok perut siswa dengan minyak kayu putih.

Selang 5 menit, puluhan hingga ratusan siswa mengeluhkan sakit yang sama yakni sakit perut.

Kepala sekolah lalu menghubungi dinas pendidikan Kota Kupang. Kepsek hubungi dinas pendidikan mohon petunjuk dan hubungi Puskesmas Oesapa untuk penanganan darurat.

Ia juga mengambil langkah darurat dengan membawa siswa ke sejumlah rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi guru dan jasa maxim.


Kepala sekolah menegaskan kalau sekolah hanya menanggulangi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk pembagian makanan.

Kepala sekolah juga belum memastikan apakah penyebab siswa sakit karena MBG. "Ada 111 siswa yang dibawa ke rumah sakit," ujarnya.


Kepala sekolah menjelaskan kalau sakit perut sudah dirasakan siswa sejak konsumsi MBG pada Senin (21/7/2025).


Ia juga menerjunkan sejumlah guru ke tiga rumah sakit guna mendampingi dan memantau perkembangan perawatan 111 siswa yang mengalami sakit.